Manajemen Perawatan Pasien Kritis dengan Ketoasidosis Diabetikum di ICU

Diabetic ketoacidosis (DKA) is a syndrome of insulin deficiency and counterregulatory hormone excess that causes excessive production of glucose and ketones, but their use is reduced, causing ketoacidosis and hyperglycemia. The purpose of this case report is to review the pathophysiology of DKA and the current management of DKA relevant to anesthesiologists, especially in intensive care unit (ICU) settings. DKA therapy includes adequate fluid requirements, restoration of metabolic consequences of insulin insufficiency, correction of electrolyte and acid-base imbalances, introduction of causes or triggers and treatment; and avoid complications. A better understanding of the pathophysiology of DKA and its aggressive and uniform approach to diagnosis and management has reduced mortality.

Ketoasidosis diabetikum (KAD) adalah suatu sindrom defisiensi insulin dan kelebihan hormon counterregulatory yang menyebabkan produksi glukosa dan keton yang berlebihan, namun penggunaannya berkurang sehingga menyebakan ketoasidosis dan hiperglikemia. Tujuan dari laporan kasus ini akan meninjau patofisiologi KAD dan manajemen terkini KAD yang relevan untuk ahli anestesi terutama dalam setting intensive care unit (ICU). Terapi KAD antara lain dengan mencukupi kebutuhan cairan, mengembalikan konsekuensi metabolik akibat insufisiensi insulin, mengoreksi ketidakseimbangan elektrolit dan asam-basa, mengenal penyebab/pencetus dan pengobatan, dan menghindari komplikasi. Pemahaman yang lebih baik tentang patofisiologi KAD dan pendekatan yang agresif dan seragam untuk diagnosis dan manajemennya telah mengurangi mortalitas.